Banyaknya manfaat
ekosistem Mangrove

EKOWISATA

MELINDUNGI
PANTAI

STOK
KARBON

MENYARING
AIR

HABITAT

SATWA
LIAR

Wisata memancing di ekosistem mangrove memberikan KONTRIBUSI 1 MILIAR DOLAR PER TAHUN untuk ekonomi pariwisata Florida.

Hutan mangrove dapat MENGURANGI KETINGGIAN GELOMBANG HINGGA 66% yang dapat mengurangi erosi.

Selain itu, hutan mangrove MENYIMPAN KARBON 3 – 5 KALI LEBIH BANYAK per hektar dibandingkan hutan tropis.

Hutan mangrove memiliki peran penting dalam memproduksi ikan untuk 210 JUTA ORANG yang bergantung hidup darinya untuk mnakan dan mencari nafkah.

EKOWISATA
SATWA LIAR
HABITAT
STOK KARBON
MENYARING AIR
MELINDUNGI PANTAI
Unduh infografinya

Dokumen ini awalnya dibuat oleh MAP

Perlindungan Pantai

Mangrove mengurangi
tekanan laju gelombang
air laut hingga

1/3

Seperti perisai hijau, mangrove memiliki semua kualitas yang diperlukan untuk mengendalikan semua perubahan yang terjadi di pesisir. Akar mangrove melawan erosi dengan menahan lumpur. Ini berarti bahwa pohon-pohon mencegah air laut dari mencapai pesisir, bahkan memungkinkan untuk perluasan pesisir. Hutan mangrove juga merupakan pelindung pemukiman penduduk sekitar, karena melindungi mereka dari badai atau tsunami dengan mengurangi kekuatan dan kecepatan gelombang air laut. Setelah bencana terjadi, hutan mangrove akan bertindak sebagai dokter dengan kemampuan lingkungan untuk pulih kembali.  Oleh karena itu, Hutan mangrove merupakan “penghalang alami”, yang membangun, melindungi, dan memperbaiki pesisir. Jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan bendungan.

Penyimpan Karbon

Hutan mangrove memiliki kapasitas penyimpanan karbon hingga 5 kali lebih tinggi dari hutan tropis (Amazon, Indonesie, Kongo)

Pada skala global, pada 2012, mangrove menyimpan 4,19 miliar ton CO2(1). (mewakili dua kali emisi karbon tahunan India pada tahun 2016). Hutan mangrove mengalami pertarungan tak kasat mata melawan gas turbulen tersebut untuk menyimpannya di bagian lantai hutan, menjaganya agar tetap aman dan diikat oleh akarnya. Jika hutan mangrove dirusak, CO2 akan keluar.

Habitat Satwa Liar

Hutan mangrove merupakan rumah bagi

260

Mangrove memiliki banyak fungsi yang tersembunyi. Mangrove merupakan tempat perlindungan, reproduksi dan tempat pembuahan atau pemijahan bagi banyak hewan laut. Mangrove juga melindungi banyak spesies ikan, krustasea, monyet, dan burung. Beberapa spesies burung yang terancam punah seperti(3) ibis merah dan manatee Guyana Prancis atau harimau Bengal dan Sumatra di Asia juga mencari perlindungan di hutan bakau. Masa depan mereka saling terikat, karena jika mangrove hilang, spesies tersebut juga akan ikut hilang.

Periophtalm

The periophtalmus gracilis (mudskipper), masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai ikan gelodok/belodog adalah contoh kekhasan hutan mangrove.  Ikan ini adalah representasi hutan mangrove! Ikan ini mampu berenang di air, melompat di atas lumpur dan merangkak di akar mangrove. Seperti sepupu jauh Aquaman, ikan ini dapat bernapas di dalam air dan udara. Periophtalm dapat tetap berada di luar air sampai 2,5 hari!

Ekonomi

Sekitar

70

spesies ikan yang terdapat di dalamnya adalah yang sudah dewasa dan dapat dipasarkan(3)

Memancing sangat bergantung pada mangrove. Tapi ini bukan satu-satunya potensi ekonomi yang ditawarkan oleh ekosistem mangrove. Ekosistem tersebut merupakan ruang hidup multifungsi untuk berbagai satwa liar. Mangrove dapat menjadi sumber kayu untuk keperluan konstruksi dan kayu bakar; tanin; pewarna yang diekstrak untuk keperluan mewarnai. Atap juga dapat dibuat dengan menggunakan daun tanaman tertentu. Beberapa mangrove memiliki manfaat sebagai obat!

Pembangunan ekowisata

Suatu monumen alam sejati yang terbuat dari kayu dan lumpur, hutan mangrove juga sangat menarik untuk kepentingan pariwisata. Hutan ini dapat memurnikan air dan melestarikan terumbu karang dan keindahan lingkungan. Hutan mangrove adalah tempat penemuan-penemuan yang menarik dan ideal untuk keperluan pendidikan. Kunjungan sering dilakukan dengan menggunakan perahu atau berjalan di atas jembatan bagi mereka yang takut dengan lumpur!

Mitra